Langsung ke konten utama

PLASTIK DAN KANDUNGANNYA

 PLASTIK DAN KANDUNGANNYA

Halo sobat Chemist! Pastinya kalian sudah tidak asing ya mendengar kata “plastik”. Kini, plastik sudah menjadi barang pokok yang dibutuhkan dalam keseharian kita. Namun, apa sebenarnya plastik itu?

Plastik adalah turunan dari hidrokarbon (minyak bumi atau batu bara) yang dipanaskan antara 20--180˚C untuk mendapatkan cairan transparan yang mendekati bensin (disebut nafta). Cairan ini kemudian dipecah menjadi monomer yaitu molekul pendek yang terdiri dari karbon dan hidrogen. Molekul pendek ini dapat disatukan untuk membentuk molekul yang lebih besar yang disebut polimer. Polimer adalah dasar dari semua plastik, dan untuk mendapatkan bentuk, warna, dan sifat yang berbeda, aditif ditambahkan ke dalam campuran. Plastik banyak digunakan dalam berbagai produk kemasan, seperti botol, kantong, dan wadah makanan. Plastik juga digunakan dalam berbagai produk konsumen, seperti mainan, peralatan rumah tangga, dan elektronik. Sebagian besar masyarakat yang menggunakan plastik cenderung tidak memikirkan di mana sampah dan mikroplastik yang dihasilkan akan berlabuh.

Saat ini, plastik diklasifikasikan ke dalam tujuh kategori, dan logonya (panah dalam segitiga) muncul di bagian belakang kemasannya.

-          PET(Polyethylene terephthalate): botol, tas sekali pakai, serat poliester

-          PEHD (High-density Polyethylene) : tutup botol, botol susu atau laundry

-          PVC (Polivinil klorida) : Mainan, lantai, bingkai jendela, peralatan medis

-          PELD ( Polietilen densitas rendah) : tas yang dapat digunakan kembali, cangkir kopi

-          PP  (Polypropylene) : sedotan, kemasan makanan, Tupperware

-          PS (Polystyrene): bingkai kacamata, peralatan makan sekali pakai, insulasi termal

-          Lainnya  (Aneka plastic) : nilon, akrilik, bahan berlapis-lapis

Plastik memiliki dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan manusia karena sulit terurai dan dapat mencemari tanah, air, dan udara. Plastik juga dapat membahayakan keanekaragaman hayati, terutama di lingkungan laut, karena dapat mempengaruhi organisme laut dan ekosistemnya. Lebih dari 800 spesies hewan terkena dampak makroplastik, dan 100.000 penyu serta mamalia laut mati karena polusi makroplastik setiap tahun. Pada burung laut, diperkirakan lebih dari satu juta burung mati karena overdosis plastik setiap tahun. Oleh karena itu, pengurangan penggunaan plastik dan pengelolaan sampah plastik yang baik sangat penting untuk mengurangi dampak negatifnya pada lingkungan dan kesehatan manusia.

Sumber :

https://surabaya.tribunnews.com/2019/06/24/darurat-sampah-plastik-di-tpa-supit-urang-kota-malang-ini-yang-perlu-dilakukan-warga

https://www.energy-observer.org/resources/plastic-pollution-marine-biodiversity

https://pslh.ugm.ac.id/menyongsong-perjanjian-internasional-mengatasi-pencemaran-plastik/

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DEPOSISI ASAM

  DEPOSISI ASAM Sebelum membahas terkait deposisi asam mari kita menganalisis masalah yang terjadi di sekitar kita. Analisis Masalah : C emaran gas dan polutan yang bersifat asam yang terdeposisi basah menyebabkan air hujan bersifat lebih asam yang dapat dikategorikan sebagai hujan asam Dampak hujan asam terhadap ekosistem dan organisme di dalamnya khususnya pada ekosistem perairan Dampak deposisi asam terhadap lingkungan Pengaruh pH terhadap kelangsungan hidup biota air Dari uraian masalah diatas, diketahui bahwa hujan asam merupakan satu fenomena yang mengakibatkan berbagai dampak merugikan bagi kehidupan dan lingkungan. Dampak yang diakibatkan dari hujan asam jika terus dibiarkan tanpa ada penanganan yang tepat maka akan mengganggu jalannya kehidupan. Untuk itu perlu adanya desain penyelesaian masalah untuk mengatasi masalah-masalah yang disebabkan dari hujan asam. Hujan asam yaitu asam yang turun dalam bentuk hujan, hujan asam dapat terjadi apabila asam di udara larut ke dala...