Langsung ke konten utama

TIPS DAN TRIK : MENSTABILKAN KEMBALI pH AIR KOLAM YANG ASAM

TIPS DAN TRIK : MENSTABILKAN pH AIR KOLAM YANG ASAM

    Air kolam yang terkena dampak deposisi asam akan menyebabkan masalah serius bagi kesehatan dan kenyamanan bagi ekosistem dan penggunanya. Hasil dari penurunan pH menjadikan air menjadi asam. Untuk budidaya perairan air tawar sebagian besar jenis ikan cocok dengan kisaran pH 6.5-8.0. Jika pH air menurun menjadi di bawah tingkat 6.5, akan mengakibatkan berbagai masalah untuk ikan. pH rendah dari air menyebabkan darah ikan menjadi lebih asam sehingga kurang mampu mengikat hemoglobin. pH yang turun di bawah 6.0 meningkatkan jumlah nitrit dalam air menjadi asam nitrat yang merupakan bentuk yang lebih beracun. Daya tahan telur ikan untuk hidup akan menurun sangat cepat saat pH turun di bawah 6.5. Selain itu, dalam sistem sirkulasi, bakteri di proses biofilter tidak dapat berfungsi dengan baik pada tingkat pH di bawah 6.0, akibatnya amonia beracun tidak dapat dikonversi ke komposisi nitrat yang normal. Pada artikel kali ini, Aku akan mengajak kalian untuk mengetahui cara menstabilkan kembali pH air kolam yang asam sehingga kualitas air kembali optimal, yaitu sebagai berikut : 

1. Pembersihan Kolam
Menumpuknya sisa pakan dan kotoran ikan menjadi faktor utama yang membuat air kolam menjadi kotor. Kepadatan ikan, sumber air, dan air hujan juga akan menurunkan alkalinitas dari air kolam sehingga pembersihan kolam wajib dilakukan jika air sudah dianggap tidak sehat. Cara mengukur pH air kolam ikan bisa dilakukan dengan menggunakan alat pengukur agar lebih akurat. Pembersihan kolam yakni dengan menguras 1/3 air kolam bagian dasar dan mengisinya kembali sebanyak yang terbuang. Langkah terakhir yakni dengan menambahkan suplemen dengan dosis yang tepat.

2. Penggunaan Kapur

Kapur dapat digunakan untuk menaikkan pH air yang asam. Kapur tohor menyediakan pasokan karbonat untuk melampirkan ion hidrogen bebas ketika mereka muncul. Akibatnya, ion hidrogen tidak akan bisa menggumpal dan menurunkan pH, sehingga tingkat pH tetap cukup stabil. Anda bisa menambahkan kapur tohor sampai didapat pH air sekitar 8.0 (6.8 pada aquaponik). Jika pH terlalu tinggi juga tidak tepat, pH di atas 8.5 menyebabkan amonia dalam tambak menjadi beracun dan memunculkan hidrogen sulfida di sekitarnya yang juga merupakan zat beracun.

2.  3. Gunakan Fragmen Karang dan Cangkang

Fragmen karang dan cangkang dapat digunaka untuk menaikkan pH air asam. Kalsium karbonat dalam pecahan karang dan cangkang dapat menetralkan sifat asam air. Dosis yang disarankan adalah 1 kg pecahan koral dan cangkang diberikan pada per 10 liter air.

Sumber : 

https://www.isw.co.id/post/2016/05/03/standar-ph-air-pada-kolam-tambak

https://gdmorganic.com/cara-menstabilkan-ph-air-kolam/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DEPOSISI ASAM

  DEPOSISI ASAM Sebelum membahas terkait deposisi asam mari kita menganalisis masalah yang terjadi di sekitar kita. Analisis Masalah : C emaran gas dan polutan yang bersifat asam yang terdeposisi basah menyebabkan air hujan bersifat lebih asam yang dapat dikategorikan sebagai hujan asam Dampak hujan asam terhadap ekosistem dan organisme di dalamnya khususnya pada ekosistem perairan Dampak deposisi asam terhadap lingkungan Pengaruh pH terhadap kelangsungan hidup biota air Dari uraian masalah diatas, diketahui bahwa hujan asam merupakan satu fenomena yang mengakibatkan berbagai dampak merugikan bagi kehidupan dan lingkungan. Dampak yang diakibatkan dari hujan asam jika terus dibiarkan tanpa ada penanganan yang tepat maka akan mengganggu jalannya kehidupan. Untuk itu perlu adanya desain penyelesaian masalah untuk mengatasi masalah-masalah yang disebabkan dari hujan asam. Hujan asam yaitu asam yang turun dalam bentuk hujan, hujan asam dapat terjadi apabila asam di udara larut ke dala...